Posts

Showing posts from 2018

Sekilas

Cuma kepikiran sekilas. Kalo lagi depresif, suka ada keinginan narik diri dari dunia. Rasanya pengen matiin semua notif aplikasi yang ada di smartphone. Atau kalau bisa tukeran dulu hape sama ponakan. Hapenya dia belum secanggih punyaku. Ngomong-ngomong soal hape, aku jadi keinget zaman dulu. Sekarang hapeku ditilik-tilik keren banget. Dulu aku gak punya hape. Temen-temen SD ada beberapa yang bawa hape jadul itu lho yang pasaran pada zamannya. Kira-kira kelas 6 SD, sepupuku Aul atau Lia, namanya Aulia, dari Margaasih Bandung, pindah SMA-nya dari Cimahi ke Sumedang. Duh, kok berbelit-belit ya? Haha Sejak pindahnya Aul ke Sumedang, kami tumbuh bersama untuk beberapa tahun. Usia kami beda 4 tahun kalo gak salah. Sejak adanya Aul, aku dapat ilmu banyak. Aku belajar banyak hal dari Aul. I can't even mention them one by one. Tapi, ada beberapa yang menurut aku berharga banget. Aul yang ngajarin aku cara pake komputer. Aul yang ngenalin aku sama internet. Aul yang n...

Memutuskan Tali

Image
Mari bercerita sedikit. Sebelum manusia diturunkan ke bumi, mereka dibekali sebuah tali oleh Tuhan. Talinya akan bertambah panjang seiring bertambahnya usia manusia. Tuhan bilang, siapapun yang dapat menjaga talinya tanpa terpotong sedikit pun sampai ajal menjemput, maka ia akan bertemu surga. Sebaliknya, bagi yang tidak bisa menjaga tali tersebut maka nerakalah untuknya. Catatan, ketika sebuah tali terpotong, maka manusia penjaga tali yang terpotong tersebut akan mati. Kebanyakan manusia mendambakan umur panjang, serta kehidupan dunia yang bahagia. Di sisi lain, ada satu manusia yang sering berpikir untuk memotong tali miliknya. Tidak peduli tentang surga atau neraka, bahkan berpikir untuk terlahir ke dunia saja dia tidak ingat. Di tangannya, ada banyak cara untuk memotong tali miliknya. Tapi dia selalu urung, dia pikir beban yang dia rasakan tak akan benar-benar hilang sekalipun dia potong talinya.  Sampai akhirnya tali tersebut cukup panjang, sepanjang usia...

How It Ends...

Image
There's an angel inside her. But she doesn't know... Everytime she gets hurt, The demon starts to grow. And when things can't get any worse, She will be dead. Killed, By her demon. "The demon was good to me..."

My Blog's Name

Image
Vent It Out: Venting through the veins. Singkat cerita. Aku pernah punya blog kemudian dihapus karena isinya nirfaedah. Agak menyesal sih setelah menghapusnya. Karena bagaimanapun, blog tersebut seperti wadah penampung pikiran yang setidaknya bisa mendorong aku untuk menulis. Ya meskipun menulisnya rutin setahun tiga kali pun tidak. Hehehe.  "Kenapa harus pakai nama itu?" Awalnya makin ke sini aku makin sadar bahwa menuangkan ide atau pikiran ke dalam sebuah tulisan itu penting. Meskipun begitu, menulis tidaklah mudah (buat aku pribadi). Masih perlu banyak latihan lah. Kemampuan menulisku kurang apalagi aku bukan tipe orang yang sebelumnya biasa berbagi melalui tulisan, sekalipun itu  diary . (Yah, bisanya nge- tweet  gak jelas di Twitter, sih). Karena ketidakmudahanku untuk menulis itulah, aku namai blog ini  Vent It Out: Venting through the veins. vent   /vent/ noun 2 . the expression...