Posts

Showing posts from October, 2019

Surat untuk Ayah

Ini adalah tulisan lamaku. Aku publikasi ulang tanpa diberi perubahan.  Pukul 22:18.  Minggu, 06 Desember 2015. Sampai pada hari meninggalnya Ayah, aku tidak pernah bisa mengerti dirimu. Yang aku tahu hanya meminta uang jajan dari Ayah. Aku tidak pernah membuat bangga Ayah selama Ayah masih hidup. Aku tidak melakukan banyak hal yang menyenangkan bersama Ayah selama Ayah masih hidup. Aku hanya bisa merengek, membuat Ayah marah, membuat Ayah lelah, sampai pada hari meninggalnya Ayah, aku tidak pernah bisa membuat Ayah tersenyum. Aku hanya membebani Ayah. Ayah, Ayah tidak seharusnya pergi begitu saja... Pada hari itu, sebelum Ayah meninggal, saat Fajar aku masih tidur. Namun dengan setengah tersadar, aku bisa mendengar suara Ayah yang sedang berbincang dengan Uwa. Tidak ada firasat buruk atau apapun. Aku hanya kembali tertidur. Ayah yang akan pergi bekerja, seharusnya aku bangun dan keluar saat itu. Setidaknya Ayah bisa berbincang denganku untuk terakhir kalinya. Siapa sangka ses...

Tanya Kapal Kemana Berlabuh

Ini adalah tulisan lamaku. Aku publikasi ulang tanpa diberi perubahan.  08 Maret 2015 08.13 WIB Hai, Jou!  Aku sedang bingung.  Rasanya ingin menangis sekencang-kencangnya, tapi tertahan lagi.  Aku tak suka menjadi seperti ini.  Kau tahu dia kan, Jou? Aku sedang memikirkan perasaanku terhadapnya. Bila dipikirkan lagi, aku bahkan tak terlalu mengenal dirinya dengan baik. Aku merasa begitu bodoh dan melakukan hal yang sia-sia. Hampir 6 tahun aku mengindahkannya. Tapi pernahkah dia mengindahkanku selama 6 tahun ini, Jou? Bahkan jawabannya tidak akan ya ataupun tidak. Ini seperti diombang-ambing oleh ombak yang tak tentu arah, membuatku mual. Meski begitu, aku tetap menikmati keindahan lautnya. Bukankah itu sesuatu yang bodoh? Bila aku tak tahan dengan ombaknya, bukankah lebih baik aku naik saja ke daratan? Tentu saja aku ingin menuju daratan. Tapi kapal ini seperti membawaku ke arah lain. Bisakah kau tanya kemana kapal ini akan berlabuh, Jou?

You've Visited Me Once, I Know You'll Visit Me Again

First of all, thank you for checking on me. I don't care if it's based on your guilty feeling or maybe you just missed me. One thing for sure, I'm alive and still alive. Because these words are speaking to you and forever will be. You don't need to know how hard it is for me. As you can see... I'm still managed to write things out. I'm still capable... At least until you read this. No, I'm not seeking help. But don't worry, I'm healing. And no, it's not your mistake. Well... Sometimes I hate you and curse you. But it's okay. Because I hate myself even more. Make sure you're doing good and keep this on your mind: I miss you and I'd always miss you. I'm glad you've found me.  But...  I'd be so much happier if it's broad daylight when you found me.