Tanya Kapal Kemana Berlabuh

Ini adalah tulisan lamaku. Aku publikasi ulang tanpa diberi perubahan. 

08 Maret 2015
08.13 WIB

Hai, Jou! 
Aku sedang bingung. 
Rasanya ingin menangis sekencang-kencangnya, tapi tertahan lagi. 
Aku tak suka menjadi seperti ini. 
Kau tahu dia kan, Jou?
Aku sedang memikirkan perasaanku terhadapnya.
Bila dipikirkan lagi, aku bahkan tak terlalu mengenal dirinya dengan baik.
Aku merasa begitu bodoh dan melakukan hal yang sia-sia.
Hampir 6 tahun aku mengindahkannya.
Tapi pernahkah dia mengindahkanku selama 6 tahun ini, Jou?
Bahkan jawabannya tidak akan ya ataupun tidak.
Ini seperti diombang-ambing oleh ombak yang tak tentu arah, membuatku mual.
Meski begitu, aku tetap menikmati keindahan lautnya.
Bukankah itu sesuatu yang bodoh?
Bila aku tak tahan dengan ombaknya, bukankah lebih baik aku naik saja ke daratan?
Tentu saja aku ingin menuju daratan.
Tapi kapal ini seperti membawaku ke arah lain.
Bisakah kau tanya kemana kapal ini akan berlabuh, Jou?

Comments

Popular posts from this blog

My Blog's Name

"Biarin Aja, Dia Emang Kayak Gitu"